Pandora Board Game Cafe Makassar


Pagi itu setelah Mama, Papa, kak Dyla dan Arka berangkat ke Takalar, tinggal lah saya dan paksu berdua di rumah. Biasanya saya sudah punya daftar kunjungan jika weekend di Makassar. Namun kali ini tidak. Saya belum memiliki rencana sama sekali. Hari ini saya hanya ingin menghabiskan waktu berdua saja dengan paksu, ingin jalan-jalan dan nongkrong layaknya ketika masih pacaran dulu. Hihihi..

"Mauki kemana hari ini, sayang?"

Pertanyaan paksu seketika membangkitkan gairah saya untuk mencari referensi tempat nongkrong yang asyik dan kekinian di Makassar.  Di Makassar sudah banyak pilihan tempat nongkrong mulai dari mall, resto bahkan café-café yang bukan hanya menjual makanan dan minuman yang enak, tetapi juga menawarkan design interior khas dan unik-unik untuk menarik pengunjung. 

Namun yang saya inginkan bukan hanya sebuah tempat yang instagramable untuk berfoto, bukan hanya sekedar duduk manis menikmati secangkir minuman, ngobrol, lalu sibuk dengan gadget masing-masing. Saya butuh suasana baru. Sebuah tempat nongkrong berkualitas dan bikin hepi. Nongkrong sambil bermain game. Sepertinya menyenangkan.

Saya lalu mengingat obrolan di group MAMs mengenai rekomendasi café antimainstream di Makassar.   Beralamat di Jl. Sungai Saddang No. 41 D Makassar, Pandora Board Game Café, merupakan café pertama yang mengusung tema Board Game di Kota Makassar.  Pandora buka setiap selasa hingga minggu pukul 13.00-23.00 wita.  Penasaran? Saya pun mencari informasi mengenai Board Game.

  



Apa sih Board Game itu?

Menurut Wikipedia, Board Game adalah permainan yang melibatkan pergerakan komponen di atas meja, sebagian besar menggunakan papan, dimainkan bersama orang lain menurut suatu set peraturan tertentu. Beberapa contoh yang sudah kita kenal sejak kecil diantaranya adalah permainan Ular Tangga, Monopoli, Halma, Ludo, Othello, dan Uno Stacko. Di Makassar pun sudah ada beberapa café yang memberikan fasilitas tambahan board game. Namun hanya Pandora, satu-satunya Café yang menyediakan hingga 109 jenis board game dengan konsep “Play, Eat & Drink, Ngafe sambil main Board Game”. 

 
 
Beberapa pilihan Board Game di Pandora


 Tiba di Pandora, saya disambut pemandangan 3 orang yang sedang bermain board game. Mereka terlihat sangat asyik. Seorang staf lalu menghampiri dan mempersilahkan kami untuk memilih meja.  Jika kita ingin bermain board game, kita hanya perlu menyewa meja berdasarkan jumlah pemain. Ada 2 pilihan, table medium untuk 4 orang max dengan harga 60K/jam, sedangkan table large untuk 6 orang max dengan harga 80K/jam. Nah buat pasangan yang datang berdua ada harga khususnya, couple special dengan harga 35K/jam.  Namun, bagi pengunjung yang datang hanya untuk menikmati makanan & minuman saja, Pandora telah menyediakan free games. 

Shandy Pemilik Cafe dengan 2 GM lainnya

Kami pun memilih table medium kedua dari pintu masuk. Setelah mempersilahkan duduk, kami lalu diberikan dua buah menu, Food & Beverage Menu Book dan Board Game Menu. Harga F&B nya pun termasuk ramah untuk dompet, dimulai dari harga 15K s/d 50K saja. Saya lalu memesan Avocado Juice dan  hot chocholate untuk paksu. Tak lama seorang pemain dari meja sebelah menghampir kami dan memperkenalkan diri. Namanya Shandy, ternyata mereka yang sedang asyik bermain tadi adalah Game Master (GM). GM disini bertugas untuk membantu merekomendasikan game yang tepat untuk dimainkan. GM akan menyesuaikan tema, level pengalaman (novice, intermediate, expert) hingga type grup  (family, social, gamer) pengunjung. Jadi bagi pemula tak perlu khawatir, karena ada 3 GM yang siap merekomendasi dan mengajarkan kita game-game yang akan dimainkan nantinya.

Shandy menjelaskan cara permainan

Setelah nanya-nanya permainan digital yang pernah kami mainkan dan melihat jumlah kami yang hanya berdua, Shandy pemilik café sekaligus GM merekomendasikan Potion Explosion. Siapa yang suka bermain Candy Crush? Zuma? Harry Potter ? Ya.. Potion Explosion mengadopsi permainan tersebut. Sembari mengatur dan menyusun permaianan tsb, GM memandu dan menjelaskan cara bermainnya yang terkesan lucu dan mudah dipahami. Kami pun diberikan trial sebelum memulai permainan sebenarnya. Permainan ini mudah tapi memerlukan taktik untuk memperebutkan flag dengan cara mengumpulkan 3 jenis ramuan yang sama atau 5 jenis ramuan yang berbeda. Ada 8 jenis ramuan yang bisa digunakan. Ramuan yang sudah jadi bisa diminum untuk mengumpulkan bahan-bahan ramuan lainnya. Bahan ramuan tersebut diambil dari kelereng yang terdapat di dalam dispenser. Tiap satu kali putaran, peserta memiliki 3 kesempatan mengambil kelereng dengan rules yang berbeda. Butuh waktu sejam agar berhasil membuat 3 ramuan yang sama. Yeay,, saya pun mendapatkan satu flag. 1-0.   Xixixi…


Dipertengahan permainan, Nunu datang dengan 2 orang teman lainnya. Setelah bincang-bincang dan berkenalan, kami pun sepakat untuk bergabung dalam satu meja dan mencoba jenis permainan lainnya. Kali ini GM merekomendasikan The Ressistance. Sebuah permainan yang mengukur seberapa erat pertemanan kalian. “Awas, nanti terjadi pertengkaran rumah tangga” sahut Nunu sambil cekikikan. Hahaha..


Permainan ini dapat dimainkan dari 5 hingga 10 orang. Terinspirasi dari kisah Mafia yang ingin menggagalkan misi pemerintahan. Game ini terbagi menjadi 2 faksi yaitu faksi Resistance (tim sukses misi pemerintahan) dan faksi Spy (Tim mata-mata yang menginginkan misi tersebut gagal). Hanya tim Spy yang tahu siapa saja tim mereka sedangkan Tim Resistance tidak. Akan ada 1 leader yang mempunyai tugas untuk memilih siapa saja yang akan ikut menjalankan misi. Intinya jangan sampai tim Spy berhasil menggagalkan misi tersebut. Permainan ini akan membuat kita saling mencurigai dan menuduh beberapa teman kita adalah faksi spy. Kepandaian dalam berakting menjalankan peran adalah kunci utama untuk memainkan The Resistance. Kali ini Paksu  sering dicurigai sebagai SPY. Hahaha.. 


Tak terasa sudah 3 jam kami bermain. Kami sangat terhibur.  Bermain board game mengasah kemampuan berinteraksi sosial dan bagaimana cara kita memperlakukan orang lain dengan penuh hormat.  Apalagi Pandora membuat satu set peraturan yang “Customer & Family  Friendly”. Kalau permainan kita melebihi beberapa menit, pengunjung akan diberikan kompensasi. Tidak ada perjudian, ruangan bebas asap rokok, dan paling penting Respect The Game. Pandora resmi dibuka sejak Mei 2016 dengan harapan bisa membuat pengunjung yang datang lebih bisa menikmati waktu bersama-sama. Dengan adanya board game bisa menjadi trend terbaru yang positif di kota Makassar. No More “Zombie gaming”! Game-game yang malah membuat jauh dari orang-orang terdekat.

“Board Game is all about PEOPLE. We Gather. We Play. We have fun.”


7 komentar:

  1. iiih serunyaaaaa pilihan gamenyaaaaaaaa hahahahah coba adaka juga dii huheuehuehue

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dipilihkan sama GM nya kak,, padahal waktu datang sy sj bingung mau main apa... ^^

      Hapus
    2. iya karena terlalu banyak skali diii? say ajuga kemarin mainan anak2 ji hahahaa

      Hapus
  2. Wah ada 109 game, malah bingung milihnya nanti. Kalau yang datang cuma minum aja, itu free gamenya kayak apa yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, betul, saya juga penasaran, free game-nya apa?

      Hapus
    2. Free Games yang disediakan adalah beberapa game umum seperti UNO Stacko (balok), UNO Cards, Monopoly, Monopoly Deals, Domino, Chess, Chinese Checkers dan lainnya.

      Untuk masalah memilih game, Pandora punya Game Master yang akan membantu memilih game.

      Hapus
  3. Yes! Board game memberi kesempatan pemainnya untuk saling menghargai, saling berkomunikasi, menjadi pilihan tepat quality time bersama keluarga atau sahabat. Ini semua gak bisa kita peroleh dari games digital.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.