Sese Lawing - Khayalan Pagi Ini

Bismillah...
Hari ini setelah tiba di office, seperti biasa saya akan melakukan ritual pagi, nyalain PC kantor, buka laci meja, menyobek kertas kalender, hingga akhirnya saya duduk sambil menikmati segelas teh pemberian Mba Jannah ditemani sebungkus biscuit Lovely. Sambil menunggu si Outlook terbuka, saya lalu membuka chrome dan mulai mengintip-intip akun sosmed ku dan melihat apa yang terjadi semalaman hingga pagi ini. Karena gak ada yang menarik, akhirnya saya membuka blog ku, melihat list blogroll apakah ada updetan terbaru dari beberapa blog teman yang lain? Lagi-lagi gak ada yang menarik..


Rekind Goes to Bulusaraung

Sejak pertama diterima bekerja di Rekind project PLTU Tonasa, saya telah niatkan untuk bisa mengunjungi bulusaraung dan alhamdulillah terkabulkan.


25 Okt 2013, pak Febrian tiba-tiba memanggil dan bertanya, "Sari, mau ikut ke Bulusaraung gak? Besok pagi, tapi cuma PP?". Tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan. Dan sore harinya setelah pulang kerja, saya langsung ke Mks mengambil perlengkapan pribadi saya seperti pakaian, tas, & sendal gunung. Maklum di kostan hanya ada baju kerja dan beberapa potong baju kaos.

Nunggu apa lagi, Sar?

Hari ini, listrik site tiba-tiba padam karena terjadi trip di Existing. Berhubung gak lama lagi jumatan, akhirnya AF personnel pun memilih untuk mempercepat ke lokasi mesjid Tonasa untuk jumatan & mengantar Bu Anna & saya ke Bank.

Seperti biasa, diperjalanan pulang akan terjadi percakapan tentang status saya yang masih single untuk disegerakan menjadi double. Maklum, Pak Rahmat, Pak Bai, Pak Syam & Bu Anna sudah menikah & dikarunai anak.

Percakapan yang sangat kusukai, karena pada akhirnya beliau semua memberi nasehat untuk saya kedepannya.

Dan inilah beberapa potongan percakapan Pak Rahmat yang masih terekam dalam ingatan ku..

***

Jadi Sar, jangan pernah mau jatuh cinta, tapi coba bangun cinta.

Hal Unik apa yang terjadi ketika anda sedang tidur?

Tiba-tiba tergelitik rasa ingin bercerita sebuah kisah pengalaman yang saya alami selama 1 tahun 8 bulan merantau ke kabupatan Pangkep. Sebuah kisah yang terinspirasi dari teman tidurku selama beberapa bulan terakhir, yang sedang tertidur lelap disampingku saat ini.

Apa yang terjadi ketika kau sedang tidur? Pernahka anda sadari? Hal unik apa yang terjadi? Hayoooo.. Tebak.. Xixixi..

Simulasi Kebakaran

Bismillah..
Sebelas jam yang lalu, terdengar suara gedoran-gedoran pintu dan teriakan seorang lelaki memanggil namaku berulang kali, "Sari, sari, sari, bangun, sari, sari, bangun, api, api, api dek". Saya yang belum cukup 2 jam terlelap, mendengar sayup-sayup suara itu hingga akhirnya setengah sadar menjawab "kenapa kak? Kenapa kak?". Lelaki yang adalah suami kak Tini berkata lagi, "Api dek, bangun ki, kebakaran disebelah". Saya yang mendengar kata "kebakaran" akhirnya tersadar sambil ling lung membangunkan Nur Islam yang masih pulas. Saking linglungnya saya mondar mandir tidak jelas di dalam kamar. Karena tidak jelasnya saya kembali bertanya ke Suami Kak Tini, "Kak apami yg kulakukan ini? Bingungka". Antara merasa bodoh, dan shock. Bingung mau ngapain, diluar jendela terlihat cahaya merah hingga ke atap. Dan Kak Tini pun menjawab "Selamatkan barang berharga mu".

Saya kembali masuk ke kamar dan berpikir, apa barang berharga ku? Nur Islam yg sedari tadi juga melongo depan lemari. Bingung barang apa yang akan diselamatkan, apalagi malam itu kostan gelap gulita karena listrik sengaja dipadamkan. Saya yang ingin menyalakan lilin, akhirnya mengurungkan niat. Yang terlintas hanya selamatkan tas, Hp, baju kerja, titipan Pak Arif. Lalu semerta-merta saya mengingat motor ku yang terparkir paling dalam.

HariKe-30 : Komitmen vs Candu

Assalamu'alaikum Wr Wb.

Akhirnya postingan terakhir di 30 hari bercerita ku akhiri di hari ini. Sebenarnya dan maunya ku akhiri di awal July kemarin, namun apalah daya saya tidak mampu melawan rasa kemalasan saya untuk bercerita. (" `з´ )_,/"(>_<'!)

Dari perjalanan #30HariBercerita ini bisa saya simpulkan bahwasanya saya adalah orang yg belum bisa berkomitmen dengan diri sendiri, gimana tidak? Kalau saja saya bisa komit, seharusnya postingan ini selesai di tanggal 7 Maret 2013 lalu. Tapi kenyataannya molor hingga 10 July 2013. Ckckck... Walau sebenarnya ada fasilitas backdate postingan yang terkadang kupakai. Namun untuk tema #30HariBercerita ini saya tidak mau menggunakannya. Hehehe..

Hari Ke-29 : Trust Me, I am --not-- a Ngemil Holic

Bismillah..


Jadi ceritanya, mau ngehabisin #30HariBercerita di bulan Juni kemarin, tapi ternyata gagal.. huahaha.. So, mari kita selesaikan di awal bulan Juli ini.. hehehe..

Nah Awal bulan itu identik dengan ummm,, Awal dari suatu kehidupan. Why I said like that??? Karena para pekerja (entah PNS, karyawan swasta, buruh, dan teman-temannya) akan menerima hak mereka setelah memenuhi kewajiban mereka untuk melangsungkan hidup. Sebut saja itu Honor atau Gaji...Dan saya pun menjalaninya.. 

Semenjak Februari 2012 lalu, alhamdulillah saya memiliki aktifitas baru yang disebut belanja bulanan yaitu belanja kebutuhan hidup saya selama sebulan kedepan, seperti membeli perlengkapan mandi, cuci mencuci, dan beberapa stock camilan penghilang keBTan di kost. Nah,,setelah saya merenung, melihat struk dan flash back, ternyata 3/4 gaji ku itu habis untuk mengisi perut, hahaha.. gimana nda bondeng.. -__-"

Hari ke-28 : Butterfly on Hat from Kyoto

Alhamdulillah...

Walau sebenarnya lebih cepat memosting itu lebih baik, namun mending terlambat memosting daripada tidak sama sekali. huehehe.. Yap, Postingan ini seharusnya sudah terbit semenjak bulan Januari 2013 lalu. Tepatnya pada tanggal 7 Januari 2013, saya mendapatkan sebuah DM dari mba Shanti pemilik blog Perduliar Art bahwasanya Saya adalah pemenang Giveaway. hohoho,,, Kaget?? Sangat.. karena untuk pertama kali bisa menang giveaway. Dan terlebih lagi mendapatkan sebuah ilustrasi yang dikirim dari negeri Sakura. Senengnnyaaa... Alhamdulillah...



Hari ke-27 : Being a Woman Engineer

Assalamu'alaikum..

Hari ini tiba-tiba kepingin posting sebuah tulisan tentang sosok beberapa Engineer wanita yang saya kenal semenjak bekerja disini. Bisa dikatakan mereka adalah sosok yang menginspirasi, yang semoga nantinya nama saya juga terdaftar dalam list engineer wanita di Indonesia. Amin..

3 bulan setelah saya bekerja akhirnya saya dipertemukan dengan seorang Leader Piping. Beliau seorang wanita energik, cantik, dan pintar. Bu Sari Susanti namanya. Ingat pertama kali ketika saya mulai ngobrol dengannya dikala jam istirahat. Beliau menceritakan tentang pengalamannya menjadi seorang Engineer wanita. Berhadapan langsung dengan para pekerja lapangan, berkoordinasi dengan leader lainnya yang semuanya adalah pria. Ataupun ketika meeting-meeting Bu Sari duduk sederet tak kalah 'Gagah'nya dengan engineer lainnya. Beliau memperlihatkan kecantikannya menjadi seorang pemimpin yang teamnya semua adalah kaum adam. Yang paling saya sukai ketika Bu Sari harus bekerja di lapangan menginspeksi beberapa piping, dia tetap terlihat cantik dan keren, meski debu dan sinar mentari begitu menyengat.

Hari Ke 26 : Sweet Escape to Lanjukang/Layukang Island

Seperti judul di atas,, Alasan saya mengikuti trip yang di adakan komunitas CS ini awalnya adalah untuk melarikan diri dari penat hati yang berkecamuk *ini ngomong apa? hahaha*. Padahal bulan ini niatnya mau saving untuk trip ke Bali, namun ke-galau-an yang menumpuk di jidat *baca lagi banyak pikiran hati* akhirnya memaksa agar saya cepat cepat bisa refreshing...

Tanpa pikir panjang, saya akhirnya menelpon Kak Cakra untuk menaruh nama saya di list peserta trip. Padahal saya belum meminta izin orang tua & big boss di kantor.. Namun karena kemauan dan keyakinan yang tinggi dan tak lupa restu YMK, akhirnya saya berangkat juga. Hahahayyy...

11 Mei 2013

Meeting point di Paotere Harbour jam 8 teng. Saya dengan menumpangi Silvie nya kak Ikram bersama Nurul, kak Menk dan juga Empunya tiba tepat pukul 8 lewat lewat di Paotere. Sekitar pukul 10.30 akhirnya perahu motor yang kami tumpangi mulai meniggalkan pelabuhan dengan peserta trip 20 orang. Jarak tempuh pulau ini dari Kota Makassar kurang lebih 42 Km dengan waktu tempuh sekitar 2.5 jam.

Hari Ke-25 : Photo Contest? am I Crazy?

Assalamu'alaikum wr wb,

Pernah tidak kalian berbuat sesuatu yang konyol, gokil dan terpaksa memutuskan urat malu? Yang bakal terlihat gila bagi orang lain dan kamu akan menjadi pusat tertawaan orang2 yang melihat kamu dan foto mu.

Yaps,, i did it. Bukan hanya karena mau memenangkan hadiah pulsa photo contest yang dibuat oleh Plurk Makassar tapi saya pribadi lebih mau mengukur seberapa pede kah diri saya? Beranikah saya untuk mengikuti contest tersebut dan mempublikasikannya di seantero plurk? Jawabannya,, Iya .

Tepatnya tanggal 8 April 2013 lalu, photo contest pertama adalah meniru salah satu gaya kak Achy. Awalnya saya hanya ikut meramaikan memosting photo saya yang kebetulan beberapa tahun lalu saya sempat berpose dengan topi dan menopang dagu. Lalu ikut tertawa melihat photo plurker lain yang lucu dan kocak.

Melihat respon serta peminat photo contest sebelumnya sangat meriah, keesokan harinya admin plurkMks membuat photo contest ke-dua dengan tema "Duduk di atas motor sambil memegang panci". Malam itu timeline plurk dipenuhi dengan kata panci. wkwkwk.. Saya yang kebetulan berada di Makassar bersama teman kerja, sedang melaksanakan tugas entertainment *baca : karaokean. hihihi*. Akhirnya dengan pede nya meminjam Panci penjual kopi yang berada di samping Diva Karaoke dan meminjam motor cewek yang baru saja mau memarkir motornya, lalu meminta tolong untuk memotret saya. Hahaha... Orang-orang yang lalu lalang sempat memperhatikan saya dan tertawa. Malu? Iya,, sangat malah, namun toh gak ada satupun orang yang mengenali saya. Walau tak berhasil menang, namun saya sangat senang karena berhasil keluar dari zona nyaman saya untuk berbuat gokil. wkwkwk. Saya sampai menangis karena tertawa melihat semua photo yang terupload.

Hari Ke-24 : Nge-Pulau Bareng Plurker Makassar



Suatu kebetulan waktu itu, Sabtu 23 Maret 2013 di jam sibuk-sibuk aktifitas, saya membaca whatsap group "Hanya Nyemplung" dan menemukan perbincangan ngetrip ke Pulau by Kak Amad yang mencari tambahan peserta trip yang kekurangan 3 orang. Dan ketika saya mendaftar saya masuk list ke 11 yang artinya menjadi daftar tunggu. Huhuhu.... Sambil mengeluarkan jurus memasang emo (cry) disetiap dan berharap peminat ngepulau bertambah hingga dapat dijadikan 2 kapal (1 kapal muat 10 orang), akhirnya malam harinya fix lah 19 orang peserta (5 diantaranya bukan Plurker) akan berangkat ke Pulau Kodingareng Keke esok hari.

Perjanjian awal, meeting point di Dermaga Kayu Bangkoa, sebelum jam 8 wita semua peserta harus berada disana. Namun apalah dikata, beberapa peserta yang di angkut Silvie datangnya ngaret. hahaha... Mungkin sekitar jam 10an lewat  perahu pertama yang 75% ditumpangi peserta cewek mendarat duluan di Kodingareng dan disusul perahu kedua yang 100% ditumpangi oleh cowok. 

Setelah cop cop tempat, pasang tenda,  siapkan alat snorkling, dan ngemil ngemil dikit, 16 peserta hari itu langsung menuju ke laut. Hanya kak Akho, Mhimie dan kak Dila bukan plurker yang tak nyemplung hari itu. Dan tedeeeenggggg..... inilah hasil jepret-jepret Plurker Makassar yang nyemplung hari itu..

Samuri

Hari Ke 23 : (´._.`)\('́⌣'̀ )


Dan entah kenapa, saya mulai merasakan kebencian tiap melihat & mendengar apapun tentang diri kalian. Mungkin karena efek tulang punggungku yang lagi sakit. Ckckck..

Nyambung dimana coba? Hahaha..
I should erase you in my memory.

Istigfhar istigfhar Muth (´._.`)\('́⌣'̀ )

Kamar kostan,,
19:29 wita
#Monolog
Counterpain, mana counterpain??? (´̩ε `̩ )
Sent from $aMuRi Berry®

Hari Ke 22 : PGPG Part 2

Seperti postingan sebelumnya, hari ini saya PP Mks-Pangkep lagi. Tapi yang seru adalah perjalanan pulang kali ini. ada apa???

Bagi pengendara sepeda motor, yang namanya keciprat air ditengah jalan itu sudah biasa. Namun kali ini driver mobil yang saya tumpangi akhirnya merasakan dinginnya cipratan air jalan di maros. Hahaha.. Jadi ceritanya begini, kemarin itu saya nebeng pulang ke Makassar bersama Fuhimiko Kuse san KHI yang nginapnya di Clarion. Ketika diperbatasan Pangkep-Maros, tiba-tiba AC mobil gak berfungsi, akhirnya dibukalah jendela mobil. Padahal malam ini lagi deras-derasnya hujan dan angin kencang, jadi untuk jaga-jaga saya menghubungi Pak Sule yg juga akan menuju ke Mks agar melihat mobil kami yang malam ini jalannya pelan. Namun sayangnya si Tuan Emerson yang mau diantar malam itu masih banyak kerjaan jadi belum berangkat dari site.

Suasana agak mencekam ketika sampai di kota Maros, hujannya makin deras, sehingga jendela pun hanya dibuka sedikit saja. Si Kuse pun hanya diam, namun si driver sibuk menelp temannya menanyakan kondisi AC mobil apakah aman untuk dikendarai karena hawa dalam mobil jadi pengap. Akhirnya si Driver berkorban untuk membuka full jendela pintunya.

Suasana tetap sama, hening, hanya suara hujan yang jelas terdengar. Banyak jalanan yang sudah tergenang air sampai ketika di Mandai sebuah mobil berlawanan arah datang dengan kecepatan tinggi yang kebetulan secara bersamaan mobil kami lewat di arah berbeda seperti disirami air seember hasil cipratan mobil tadi. Alhasil drivernya basah kuyup. Saya dan Kuse yang duduknya sederet langsung tertawa terbahak-bahak melihat kejadian tadi, dan untungnya kami gak ikutan basah.

Dan yang paling senangnya lagi, si Kuse ngasih aku permen sebelum aku turun dari mobil.. Trus sampainya di rumah, dapat kiriman Klapetart & Manggis dari keluarga d Menado. Hohoho.. pokoknya malam itu rasa capek langsung hilang.

Tonasa Site
18.11 Wita
Gak jadi pulang,,
Sent from $aMuRi Berry®

Hari Ke 21 : Pergi Gelap Pulang Gelap

Hari ini tidak seperti biasanya, saya memilih PP Mks-Pangkep dengan menumpangi mobil kantor yang kebetulan akan menjemput beberapa TA yang diinapkan di hotel Amaris Makassar selama seminggu. Saya memilih untuk ikut dikarenakan naluri saya sebagai anak cewek yang khawatir dengan kondisi rumah & Kucingku. Mama & Kak Dila liburan ke Menado selama 10 hari, Bapak saya ditugaskan ke Bandung selama 4 hari, dan Kak Cali juga akan liburan ke Bali selama 3 hari. Saya entah kenapa gak yakin dengan saudara saya yang lelaki untuk mengurus rumah & 8 ekor kucing ku dirumah. Jadilah saya memilih untuk memulai PP Mks-Pangkep mulai hari ini.

Hari ini saya bangun jam 5.20 dengan hasrat masih pengen tidur namun mengingat saya harus sampai di hotel paling lambat jam 6.10 pagi agar tidak ketinggalan jemputan akhirnya saya bergegas cuci muka, wudhu, shalat dan mandi. Untung saja tugas sapu, ngepel dan pekerjaan berat lainnya sudah saya kerjakan di hari minggu, hari ini hanya menyediakan kopi buat Bapak & menggoreng ikan untuk kucing-kucingku. Tepat jam 5.55 saya sudah siap dan meluncur ke hotel. Saking buru-buru nya,, saya lupa minum air pagi tadi,, hahaha...

Kira-kira jam 6.20 saya sampai di lobi hotel, menunggu 10 menit hingga para TA itu keluar ke lobi dan kami pun berangkat pukul 6.30. Sebenarnya saya sudah tahu akan telat karena jam kantor itu masuknya jam 7 teng namun kami sampai di site pukul 7.40. Syukur boss saya belum datang. Xixixi..

Dan seperti biasa, saya memulai aktivitas hari ini seperti biasa hingga pada saat jam pulang barulah kerjaan itu mulai datang. Huhuhu.. Yang seharusnya saya pulang jam 5 sore akhirnya mundur ke jam 7 malam lewat banyak. Dan untungnya saja si TA itu juga pulang telat, hohoho.. Sepanjang jalan saya tidur di mobil walau sesekali terbangun dan hanya mengecek status keberadaan mobil yang saya tumpangi sudah sampai di daerah mana, apalagi cuaca malam ini yang hujan menambah rasa kantuk yang mendalam.

Sampe di hotel sekitar jam 8.30, sempat kajulung-julung turun dari mobil langsung bawa motor, padahal seharusnya kan cuci muka dulu dan menenangkan perasaan. Hahaha... Sebelum sampai rumah saya sadar klo belum makan malam dan jadilah saya singgah membeli martabak. Dan akhirnya sampai di rumah sekitar pukul 9.30 malam.

Cerita gak sampai disitu, seperti dugaanku, saya mendapati piring kotor di atas meja makan dan dapur berserakan. Namun tiba-tiba merasa bersemangat untuk membersihkannya. Setelah ganti baju, ngemil martabak dikit lalu mencuci piring kotor dan memasak nasi. Rasa capek pada saat itu hilang, namun ketika melihat kasur. Mata langsung pengen tidur saja..
Nah dari aktifitasku hari ini, pertanyaan yang dulu sering muncul dibenakku akhirnya saya mengetahui dan merasakan sendiri jawabannya. Jadi benar saja kalau dalam suatu keluarga wanita/istri/ibunya bekerja maka dia membutuhkan orang lain untuk membantunya mengurus rumah. Hal ini sangat membantu para wanita karir. Karena Kalau tidak ada pembantu, rumah nya pasti akan berantakan dan tak terurus.

Dan akhirnya saya mengerti alasan Bapak saya gak mengizinkan Mama saya bekerja, itu semua demi mengurus Bapak dan anak-anaknya. Rumah itu sangat nyaman jika bersih dan rapi. *walau kamar saya agak berantakan sih.. Upsss...

Nah sekarang timbul pertanyaan ke diri saya pribadi, nanti kehidupan saya kedepannya gimana yah? Hehehe..

Kamar kesayanganku
11.50 wita
Bissmika Allahumma Ahya Wabismika Amutu.. (˘ʃƪ˘)
Sent from $aMuRi Berry®





Hari Ke-20 : Dynamic Apnea & Kulit Eksotis

Akhirnya punya bahan lagi untuk ditulis. hahaha,,, Ternyata membuat 1 postingan dalam sehari itu tidak mudah seperti yang saya bayangkan. Okey,, mari kita ke topik hari ini, tedeng,, tedeng,,, Here we go...

Pagi ini setelah beres membersihkan rumah & memberi makan 2 ekor kucingku,, saya langsung menuju kolam. Awalnya hanya niat 2 jam-an di kolam, paling lambat sekitar jam 11 pagi sudah harus pulang ke rumah. Sampai di kolam, hanya berenang-renang biasa dan ketika jam menunjukkan jam 10 pagi, tiba-tiba kak Amad menghampiri dan memberi saran untuk belajar dynamic apnea. Dynamic Apnea adalah kemampuan menahan nafas dan bergerak di dalam air baik dengan bantuan fins ataupun monofin.

Setelah diberi arahan saya pun mulai mencoba. Awalnya butuh 2 kali tarikan nafas untuk mencapai jarak 20 meter dan setelah diulang hingga 5 kali masih tetap sama. Tak lama kemudian Nurul ikut belajar dan hanya butuh 2 kali latihan dia sudah bisa dynamic apnea hingga 20 meter. Melihat cara belajar Nurul yang begitu cepat, saya akhirnya membuat target gak boleh pulang sampai bisa menaklukkan dynamic apnea sepanjang 20 meter. 

Saya memutuskan untuk agak memaksakan diri lebih lama menahan nafas dan mengalihkan pikiran dengan menghitung berapa banyak kayuhan tangan saya hingga sampai ke dinding kolam, dan ternyata cara itu berhasil. Hohoho saya akhirnya sampai ke dinding kolam hanya dengan satu kali tarikan nafas pada saat start.. Karena sudah berhasil saya mulai belajar untuk membiasakan diri untuk lebih merileks kan diri hiingga saya tahu rhytme renang saya. Kadang kadang untuk mengalihkan pikiran, saya bernyanyi dalam hati. hahaha... Dynamic apnea ini membuatku ketagihan. Hingga akhirnya saya lupa waktu. Ckckck.. 

Salam satu tarikan nafas
Tepat jam 2 siang, saya memutuskan untuk mengakhiri latihan hari ini dan jangan ditanya, buah hasil dari dynamic apnea hari ini adalah kulitkuuuuuuu makin ekostis bo'. hahaha....  Dan satu lagi, tanpa berpikir panjang akhirnya saya membeli masker padahal mengurungkan niat untuk membeli. :p

Bermain air itu sangat menyenangkan. Teringat ketika pertama kali mencoba constant weight (kemampuan menyelam ke dalam air secara vertikal dalam satu tarikan nafas) hanya ada keheningan dan suara jantung sendiri yang terdengar. hehehe...

Okey, Target selanjutnya adalah mempermantab dynamic apnea dan belajar dynamic apnea di kedalaman 1 meter. So,,,let's being a freediver..


Kamar Kesayanganku
15.56 wita,
si Mommo ngambeg aku cueki. hihihi


Hari Ke 19 : Terulang Lagi

Tepatnya kemarin, karena kurang teliti, hanya membaca sekilas, gak dicerna sampai ke otak.. Untuk ke dua kalinya saya salah issued tiket.

Shock kaget tentunya, saya mengakui kesalahan saya dan bersiap-siap menanggung resiko. Namun syukur alhamdulillah CAF & HRD saya gak menyuruh ganti rugi. Hanya menasehati saya.

Walaupun begitu, saya pribadi sangat merasa bersalah ke diri saya sendiri karena quick read. Seharusnya kan, qta itu harus bisa mengambil pelajaran dari kesalahan sebelumnya dan patutnya kesalahan itu tidak terulang lagi. Hufftttt (⌣́˛⌣̀")

Kamar Kostan
19:36 wita

Sent from $aMuRi Berry®

Hari ke-18 : Harus Cantik

"Kalau ada kupu-kupu yang terperangkap di sarang laba-laba, orang cenderung akan menolong kupu-kupu itu walaupun mungkin si laba-laba belum makan selama berhari-hari. Tapi gimana kalau yang terperangkap adalah ulat yang belum jadi kupu-kupu? Orang tetap nolong nggak? Padahal, keduanya sama."

Di dunia ini. Memang harus jadi cantik supaya ditolong.

Windhy Puspitadewi..

Tonasa Site
15:27 wita
Cuacanya panas terik..
Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari ke-17 : Lovely Day

Fabiayyi'ala irabbikuma tukadziban..
Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan???

Alhamdulillah,, terima kasih atas segala nikmat rezeki yang masih tercurah kepadaku & keluargaku Ya Rabb. (•ˆ⌣ˆ•)

Tidak dapat ku lukiskan dengan kata-kata apa yang ku alami hari ini dan alhamdulillah masih bisa berbagi dengan keluargaku. Amin..

Hari ini di Surya Crab's ngobrol bareng with teman2 TA dari Siemens Ceko dan Manabe-san KHI. Semeja dengan mereka berasa saya tidak berada di makassar. Hopefully oneday, i can be one of TA. Amin...

Singgasana hotel
11.21 wita
Kamar 616 bareng Bu Sari.
Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari Ke-16 : Design Spanduk

Mungkin menurut sebagian orang hal ini sangatlah biasa saja. Tapi menurutku, hal yang terjadi kali ini merupakan hal terbaru bagiku. (∩⌣∩)

Design spanduk yang saya buat akan benar-benar dicetak dan dipajang dalam training besok di Hotel Singgasana. Biasanya aku meminta tolong pada salah satu Sahabatku untuk dibikinin, namun kali ini yah saya mencoba membikinnya sendiri. Walau masih meminta bantuan kanan kiri via telp maupun whatsapp ke beberapa pakar nya. Hehehe..

Design ngasal ini dibuat yah asal asalan, hahaha.. Hasil utak atik yang ternyata lumayan juga buat dijadiin spanduk training. Jadi gak sabaran untuk melihat hasilnya besok. Semoga gak mengecewakan. Amin..

Kamar Kostan
18:58 wita
Terima kasih untuk beberapa kerabat yang telah membantu.
Terkhusus untuk kamu.. (•̪ -̮ •̪♈̷̴)

Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari Ke-15 : Pia Pia

Salah satu kue favorite saya yaitu Kue Pia Kering. Diantara semua Pia yang pernah saya cicipi, Pia khas Gorontalo merupakan reccomended pertama saya. Saya sangaaaattttt suka dengan Pia Gorontalo. Ibu saya yang masih berdarah gorontalo sering mendapatkan kiriman Pia Cemerlang atau Pia Purnama dari sanak familynya.


Nah hari ini, guess what?
Alhamdulillah saya bisa mencicipi Pia dari 2 kota yang berbeda. ξ\(^▿^)/ξ

Salah satu rekan kerja saya selesai cuti dan membawa oleh-oleh Pia dari kota Malang. Setelah mencicipi Pia tersebut, saya langsung suka. Pia Magoya, belum terlalu komersil, make by request jika ingin membelinya. Tersedia rasa cokelat, keju dan original.

Tak lama kemudian, Comm Manager saya memberi sebuah bungkusan yang berisi Salak & Pia. Pia Deva, oleh-oleh khas kota Sleman. Bentuknya gak seperti pia biasanya yang bulat, Pia Deva ini berbentuk segiempat dan mini. Ada berbagai macam rasa, dari keju, cokelat, nanas, strawberry, cappucino dan kacang. Rasanya? Jauh beda dari Pia Malang apalagi Pia Gorontalo.

Dan saya menyimpulkan, pia Gorontalo dan pia Malang lah yang telah berhasil membuatku jatuh cinta padanya. Hohohoho.. (˚---̩̩˚)

Tonasa site
13.06 wita
Alhamdulillah kenyang..
Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari ke-14 : Hari Ini

Marah di dini hari sewaktu kau baru saja bangun tidur itu membuat semangat pagi berkurang..
Nangis di dini hari setelah kau shalat subuh itu juga membuat diri jadi gak bergairah menyambut hari ini.

Lalu kau memulai untuk tersenyum, mengumpulkan kembali ceria di wajahmu. Seolah olah hal menyebalkan di pagi hari itu tidak pernah terjadi. Senyum, senyum dan senyum setidaknya bisa memperbaiki perasaan mu pagi ini.

Lalu tiba-tiba, sewaktu pukul 10 pagi, seseorang bercerita kepadamu tentang masa lalu itu kembali membuat diri jadi lemas. Ahhh.. Masa lalu itu,, mungkin saya belum bisa memaafkan sehingga terkadang masih ada sedikit rasa sakit jika mengingat hal itu.

Dan hey,, ini masih pagi. C'mon.. Cobaan ini, cobaan atas perasaan ini, adalah satu ujian buat diri pribadi agar bisa lebih mawas diri.

Tonasa site
10.24 wita
Cemungudh kakak muth (˘▼˘)ง
Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari Ke-13 : Darimana Datangnya Jenuh ???

Habis plurk-walking.. Geser-geser timeline nemu satu thread kak Uca yang sedikit menyentil saya, isinya gini...

***

Darimana datangnya jenuh ???

Dari rutinitas yang tidak ikhlas..
Dari cara kerja yang tidak kreatif...
Dari pola komunikasi yang monoton dan tidak romantis...
Dari pengangguran pikir, pengangguran dzikir, pengangguran panca indra dalam kebaikan..
Hindari dan jauhi KEJENUHAN waspadalah..waspadalah.

***

Hmm.. Sepertinya saya mesti banyak belajar lagi dan meningkatkan kinerja semua panca indra yang telah dianugerahkan oleh-Nya.

Kamar Kostan
19:36 wita
Thanks to Kak Uca (worship)
Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari Ke-11 : Ketika Warna Kulit Berubah

Sejak November 2012 lalu, saya memiliki aktifitas baru yaitu renang tiap weekend dengan teman-teman plurker. Awalnya kegiatan nyemplung ini diadakan tiap sore hari, namun karena makin banyaknya plurker makassar yang ingin ikutan belajar nyemplung + kurangnya pengunjung di pagi hari akhirnya jadwal nyemplung pun dipindahkan.

Taken 5 Jan 2013
2 bulan pertama mengikuti kegiatan ini warna kulit masih tetap sama, gak berubah. Mungkin karena nyemplungnya di sore hari ketika matahari sudah mulai terbenam. Namun semenjak jadwal nyemplung dipindahkan ke pagi hari, hanya butuh waktu 2 kali nyemplung hingga perubahan warna itu jelas sangat terlihat. Gimana tidak berubah kalau renangnya dari jam 8 sampai jam 2 siang. Shock, kaget dan hanya bisa tertawa melihat warna belang di jidat. Ini karena salah memakai penutup kepala. hahaha....

Semenjak belang itu nampak jelas di wajah, akhirnya perawatan kulitpun di mulai. Tiap malam rajin memakai cream malam, dan tiap 2 kali seminggu saya mulai maskeran, baik itu masker tomat, lidah buaya atau pun madu. Dan sebulan kemudian hasilnya mulailah tersamarkan belang di jidat itu. Namun warnanya bukan berubah kembali ke warna asal, namun warna kulit itu kemudian mengikuti warna kulit wajah ku yang mulai menghitam... hahaha...

Taken 3 Feb 2013
Perawatan 6 hari itu  bisa sirna hanya karena nyemplung sehari saja. Kadang merasa risih juga kalau ditegur teman kerja atau pun keluarga karena kulitku yang makin gelap. Sampai suatu hari kakak ku nyelutuk "Muth, bisa nda berenang pake kaos kaki, telapak kaki mu itu,, ihhhhh kayak habis panen padi saja". hahaha... Namun apa boleh buat, keinginan untuk bisa menjadi freediver plus member renangku masih berlaku hingga 14 Juni 2013 mendatang. Jadi mari kita acuhkan yang namanya kulit putih bersinar. Sesekali menjadi eksotis, mengapa tidak? hahaha...

Tonasa Site
16.05 Wita,


Hari Ke-10 : KISAH UANG Rp.1000 DAN Rp.100.000

Uang kertas Rp.1000 dan Rp.100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama di cetak serta diedarkan oleh Bank Indonesia. Secara kasat mata mereka memang tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Secara bersamaan mereka dibuat, keluar dan beredar di tengah-tengah masyarakat melalui Bank Indonesia.

Beberapa bulan kemudian, secara tidak sengaja mereka bertemu di salah satu dompet seorang anak muda.

Kemudian, terjadilah percakapan diantara mereka,

Rp.100.000 bertanya kepada Rp.1000. "Kenapa badan kamu begitu
lusuh, kotor dan bau?!"

Lalu di jawab oleh uang Rp.1000, "Karena, setelah aku keluar dari
Bank, aku langsung berada di tangan orang-orang bawahan. Dari
tukang becak, tukang ojek, tukang parkir, penjual sayur, penjual
ikan, bahkan sampai di tangan pengemis".

Lalu uang Rp.1000 bertanya kembali kepada Rp.100.000. "Kenapa
kamu masih tampak kelihatan seperti masih baru, rapi dan bersih?"

Di jawab oleh uang Rp.100.000. "Karena begitu aku keluar dari bank, aku langsung di sambut wanita-wanita cantik, dan aku beredar di mall, restoran mahal, atau hotel berbintang. Keberadaanku sangatlah di jaga dan terkadang jarang keluar dari dalam dompet".

Lalu uang Rp.1000 bertanya lagi, "Pernahkah kamu mampir di
tempat ibadah?"

"Belum pernah", kata si Rp.100.000.

Lalu Rp.1000 pun berkata, "Ketahuilah, meskipun keadaanku
sekarang seperti ini, namun setiap hari aku selalu mampir di kotak amal, berada di tangan anak-anak yatim. Bahkan aku selalu bersyukur kepada Tuhan. Aku tidaklah di pandang sebagai nilai oleh para manusia, namun aku di pandang sebagai MANFAAT."

Akhirnya, menangislah Rp.100.000. Karena ia tersadar telah merasa besar, hebat, tinggi, tapi tidaklah begitu bermanfaat selama ini.

Tonasa Site
18 Feb 2013, 10:23 wita
Copas from group BB
Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari Ke-9 : Para-ikatte

Tidak dipungkiri mungkin semua orang pernah merasakan yang namanya 'seperti terlupakan'. Ketika ada suatu acara dan mereka 'tidak sengaja lupa' untuk mengajak kita untuk bergabung. Entah itu nonton bareng, makan bareng, jokka bareng, gila-gilaan bareng (klo untuk yang satu ini saya gak mau ikutan :p) atau apapun itu. Kita merasa kalau mereka hanya mau jalan dengan sebagian orang tertentu. Perasaan yang timbul itu kadang membuat kita berfikir negatif. Berfikir kalau mereka telah menemukan kawan 'baru' dan melupakan kawan 'lama'. Berfikir kalau telah terjadi sesuatu sehingga mereka tidak mengajak kita. Dan akhirnya timbullah suatu trendmark 'para-para-ikatte' #ehh

Jujur saja saya sering mengalaminya. Saya yang suka mencari hal-hal baru, terbilang sering battu-battuang aktif disuatu komunitas, dan setelah itu menghilang tanpa jejak. Hehehe..
Nah perasaan 'terlupakan' itu sebenarnya adalah dampak dari sikap kita sendiri. Dan juga karena aktifitas kita yang sudah tidak sejalan lagi dengan mereka. Hingga akhirnya kita yang merasa terlupakan dan menganggap mereka itu hanya mau dengan para-paranya saja.
Masih banyak alasan positif lain sebenarnya, tergantung individu masing-masing mau menafsirkan hal tersebut bagaimana.

Lagian ngapain coba sedih karena gak diajak? Toh kebahagiaan kita bukan bergantung pada hal-hal seperti itu. Kita bisa menciptakan kebahagian buat kita sendiri.

Dan satu lagi,

Jangan pernah mengharapkan balasan yang sama terhadap apa yang kalian perbuat kepada mereka, karena belum tentu mereka merasakan hal yang sama dengan apa yang kita rasakan. Hohoho..

Bahagia itu sederhana kok ^^v

Tonasa Site
10.58 wita
Hanya sekedar opini, (worship)
Sent from -$aMuRi-Berry®

Hari Ke-8 : Test Post Via BB

Tepatnya kemarin, ketika saya kelupaan membuat postingan, saya lalu berniat untuk membuat postingan via BB. Sesampainya di kostan saya langsung mengutak-atik BB yg katanya smartphone ini, mencari applikasi blogspot di appworld namun nihil. Akhirnya saya mencoba membuka blogger via operamini. Berhasil terbuka namun tampillannya berantakan. Saya iseng-iseng saja membuat postingan baru. Judul postingan udah saya tulis, klik.. Tiba2 terpublish. Jiaahhhhh... Okey saya ulang lagi, mencari judul yang terpublish tadi, edit dan tedenggggg... Body untuk menulis isi postingan tidak aku temukan. Gondok.. Dan akhirnya aku mengakhiri utak atik blog semalam.

Karena masih penasaran dengan ngeblog via BB, hari ini saya searching di google via PC gimana cara ngeblog via BB. Dari hasil searching, applikasi ngeblog via BB hanya ada untuk wordpress lantas untuk blogspot caranya yah kirim via email.

Semoga saja postingan kali berhasil. Btw, picturenya juga asal comot nih.


Tonasa Site
15 Feb 2013, 09.06 Wita
Masih Penasaran..
Sent from -$ɑ̣̇̇Mυ̲̣Rî-Berry®

Hari Ke-7 : Patient

What does being Patient mean?

It means you are willing to wait for something good, and don't expect instant results. It means that you realize that everything has its own time. It means that you understood that it takes time to achieve something extraordinary.  
Taken from here
Tonasa Site
15.48 Wita
Copas dari Mba Maya

Hari Ke-6 : Rammang-rammang

Desa (kampung) itu seperti gambar ku waktu masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak. Sebuah rumah panggung di antara hamparan sawah dan luasnya gunung. Dengan bebek, ayam dan sapi sebagai hewan ternak.  Tak lupa pula ada sebuah empang, dan sungai kecil. Tak ada kendaraan bermotor, tak ada suara bisingnya mesin kendaraan atau kata-kata macet. Kalau malam hari hanya sinar rembulan yang menerangi serta kicauan suara jangkrik dan katak. 

Seperti desa (kampung) berua, Rammang-rammang, Kab Maros. untuk mencapainya kita harus menumpangi perahu katinting atau berjalan kaki dengan jarak tempuh yang entah berapa jauh. Suasanaya adem dan segar, cocok untuk liburan dengan view yang complete menyejukkan mata.



Tonasa Site
17.58 wita
Pulang gak yah???

Hari Ke-4 : Entahlah


Menyerah, berhenti ditengah jalan, mengingkari komitmen dengan diri sendiri, atau memutuskan untuk tidak melanjutkan apa yang telah direncanakan.

Kondisi psikis saya lagi gak stabil, kadang semangaaatttt menggebu gebu, namun disuatu hari saya merasa lemah, lelah dan tidak sanggup untuk memperjuangkannya. Seperti  minat belajar saya yang vakum selama 2 bulan terakhir ini,, dan rasa rasanya saya sempat berpikiran untuk berhenti mengikuti melanjutkan tulisan #30HariBercerita ini. Huffftttt....

Entahlah..Mungkin saya hanya lagi kurang bersemangat saja.

Kamar Kesayanganku
11.19 P.M
Tulisan ngawur..
Selamat tidur zZzZZzzz



Hari Ke-3 : Senja

Kemarin tepatnya 8 Februari 2013 saya yang pulang telat dari kantor sempat menengok keluar dari bilik jendela. Dan tiba-tiba.. wow.. warna senjanya tidak seperti biasa. Kuning ke orange-orange nya adem ayem... Saya pun langsung bergegas keluar untuk menikmati indah warna langit sore itu. 

Ternyata diluar sudah ada beberapa bapak-bapak yang duduk sambil memandangi langit sore itu. Dan kami pun mengabadikannya melalu jepretan kamera handphone. Tapi tetap saja apa yang dilihat mata telanjang itu jauh lebih indah dibandingkan hasil dari jepretan kamera tersebut. 

Berikut beberapa hasil pengabadian senja sore itu, tiap tipe Handphone memiliki kualitas warna yang berbeda sehingga hasilnya pun berbeda. Hahaha....

diambil oleh Mba Ayu by HTC Smartphone Camera

Diambil oleh Pak Iwan Menggunakan Nokia Camera

Koleksi pribadi menggunakan BB Smartphone Camera
Subhanallah.. Saya sangat kagum dengan warna langit sore itu. Rasanya bakal sangat senang jika bisa melihat warna senja itu setiap sore. 


Kamar kesayanganku
06.28 wita,
Telat memosting (^o^)v

Hari Ke-2 : Blood Type Version



Tadi pagi setelah surfing dunia facebook, tidak sengaja membaca status teman saya yang men-share sebuah comics tentang tipikal karaker manusia menurut golongan darahnya. Sempat tertawa karena  apa yang dia share itu kena' banget dengan karakterku. Hahaha.... 

Langsung disimak aja yah gambarnya di bawah... ^o^v




Nah, kalau seandainya Cewek dibandingkan dengan hewan *dibandingkan dalam sifatnya yah, bukan rupa-nya. xixixixi*. Maka jadinya seperti ini...

untuk lebih lengkapnya silahkan buka disini
Jadi gimana menurut anda? Apakah comics di atas sesuai dengan karakter anda? ^o^v

Site Tonasa,
18.09 Wita...
Tanda-tanda pulang telat lagi.. huhuhu...

HariKe-1 : Selamat Datang @30HariBercerita

Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Akhirnya saya ikutan juga di ajang @30HariBercerita. Pertama kali dikenalkan oleh Ica dan sebenarnya saya pengen memulainya pada tanggal 31-1-13, namun karena gak sempat membuat postingan akhirnya yah gak jadi deh mulainya pada waktu itu.

Nah hari ini, saya pulang malam lagi, sembari menunggu hujannya berhenti main main, isenglah saya buka twitter dan membaca twit si Ica lagi disini, berhubung saya masih berada di kantor dan lagi gak semangat untuk menyelesaiakan beberapa pekerjaan yang terbilang sudah kutunda 3 minggu lalu, saya menumbuhkan semangat untuk bercerita. :p 

Nah ceritanya kali ini adalah, yah ini,, saya memulainya pada hari ini. Kenapa gak mulai bulan depan saja? Umm.. karena sepertinya bulan ini akan ada moment moment yang patut saya catat. Seperti hari ini, kekeliruan saya mentransfer uang. Alhasil yang seharusnya terkirim 1.240.000,- jadinya terkirim 12.420.000,- Shock? Pastilah.. tapi bersyukur orang yang saya transferkan uang adalah orang yang bisa dipercaya.. 

Dari kejadian ini, ada beberapa pesan yang wajib saya ingat.

1. Teliti lah sebelum menekan jumlah digit.
2. Utamakan shalat dibanding kerjaan.

Okey.. sekian... Mumpung hujannya sedang beristirahat..
Dan lagi sudah 10 orang menanyakan saya kenapa belum pulang. Hahaha..

Site Tonasa Pangkep,
Pukul 20.29 Wita.

They Gone Away

Ya Rabb,, entah kenapa saya merasa sangat bersalah sekali. Ya Rabb, semoga batinanku itu hanya kebetulan saja. Setidaknya jadi pembelajaran agar aku tak berpikiran yang tidak tidak lagi. Tidak berkata yang tidak tidak lagi. Kematian 4 ekor kucingku itu kuanggap karena pinta ku. Sedih sedih sekali...

Sempat suatu hari saya membatin karena merasa kesal dengan kucing-kucing itu yang sampai beberapa pekan lalu belum pintar untuk buang air di WC. Sempat berpikir untuk memindah rumahkan beberapa kucing ke teman-teman yang meminta nya namun kadang juga tidak ikhlas. Sehingga saya sempat berpikiran seperti ini "Kalau nda ikhlas mereka dipindah tempatkan, sepertinya bakal lebih ikhlas klo mereka itu mati saja".

Dan tak lama kemudian, satu persatu kucing ku mati. Hari ini, tepatnya 23 Januari Oppo Cio mati. Dia salah satu kucing yang kusayang, selalu menemani Bapakku ketika beraktifitas di rumah. Dia itu suka sekali tidur di atas dada sambil mencolek colek wajah. Jarang sekali mengeong. Tipe kucing pendiam namun suka menemani. 

Yang bikin rasa bersalah bertambah ketika mengetahui kalau sebelum 4 ekor kucingku mati mereka tidur di kamarku dulu. Saya tahu itu karena ajalnya, namun rasa bersalah itu masih tetap ada. Ya Rabb.. semoga ini hanya suatu kebetulan dan saya hanya mencocok cocokkan apa yang terjadi.

Dan hari ini, di kantor saya nangis dengan mata bengkak. Mungkin sebagian orang menganggap saya lebay. Kucing saja ditangisi. Bapak2 ngomongnya turut berduka tetapi sambil tertawa. huhuhu... 

Setiap perjumpaan ada perpisahan. Dan perpisahaan ini sangat tidak kusangka. 

with Oppo Cio

Tonasa site, 23 Januari 2013
Sangat merasa bersalah & sedih.
 :'(

Diberdayakan oleh Blogger.